Rabu, 18 Juli 2018 - 12:41:30 WIB
Bagan dan Hiu Paus
Diposting oleh : TOD
Kategori: Flora dan Fauna - Dibaca: 62 kali

Kemunculan Hiu paus Di TNTC memiliki keistimewaan tersendiri. Hiu paus muncul sepanjang tahun tanpa mengenal musim. 

Walaupun nelayan di bagan tidak mendapatkan ikan puri di malam harinya tidak mempengaruhi hiu paus muncul di pagi hari.

Hasil penelitian BBTNTC, Fakultas Biologi UGM dan WWF Indonesia, bahwa komunitas zooplankton di kawasan perairan TNTC yang membentang dari pantai Sowa hingga Teluk Umar (8 stasiun sampling) mempunyai kelompok taksa yang hampir sama. Curstacea (udang-udangan) mendominasi perairan pada semua jarak sampling dengan proporsi 78-88% dari keseluruhan zooplankton yang ditemukan, dimana antara 59-65 persennya terdiri dari golongan copepoda yang merupakan salah satu makanan alami dan menjadi favorit hiu paus.
Mereka menduga bahwa kemunculan hiu paus di TNTC tidak hanya erat kaitannya dengan ikan puri, namun memang perairan TNTC menyediakan pakan alami hiu paus dalam hal ini adalah crustacea (udang-udangan) yang merupakan jenis dari zooplankton.
Ketersediaan zooplankton di TNTC sangat dipengaruhi oleh ekosistem darat. Oleh sebab itu, untuk menjaga populasi hiu paus di TNTC perlu didasarkan atas pengetahuan mengenai pakan alami mereka dan cara mempertahankannya, terutama dalam rangka mengantisipasi dampak pencemaran dari daratan lewat sungai yang masuk ke perairan TNTC.

#tamannasional #telukcendrawasih #nationalpark #ayoketamannasional #tntc #hiupaus #whaleshark #whalesharkcentre #nabire #papua 📷 M.Syukron




0 Komentar :