Senin, 28 Mei 2018 - 11:06:29 WIB
Menanti Tukik di Kampung Isenebuay
Diposting oleh : TNTC
Kategori: Flora dan Fauna - Dibaca: 82 kali

Kabar gembira dilaporkan oleh Kelompok Pelestari Penyu Kampung Isenebuay. Melalui monitoring yang dilakukan oleh kelompok tersebut menemukan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) naik bertelur di pantai Pasir Panjang (Wondui) Kampung Isenebuay. Jejak penyu bertelur itu ditemukan oleh Alfonsius Kaikatui bersama Bastian Sikun dan Yakonias Sayori. 

Dari penggalian lubang yang dilakukan ditemukan 120 butir telur penyu sisik. Telur itu kemudian dipindahkan ke demplot penetasan penyu semi alami di kampung Isenebuay, berjarak kurang lebih tiga kilometer dari lokasi peneluran. Demplot tersebut adalah hasil inisiatif masyarajat dengan dukungan teknis dari Bidang PTN III Yembekiri.

Selanjutnya oleh Alfonsius yang akrab disapa Paitu, mencatat jumlah telur kemudian mendokumentasikan lalu memasukan ke dalam lubang demplot semi alami tersebut.  Sekitar 40 hari lamanya telur-telur itu akan menetas. Diharapkan dapat berhasil seperti yang sudah mereka lakukan sebelum-sebelumnya.

Sebelumnya di lokasi (pantai Pasir Panjang) ini tepatnya tanggal 30 April 2018 dilakukan pelepasliaran tukik penyu hijau (Chelonia mydas) oleh Dirjen KSDAE, Wiratno bersama masyarakat, BBTNTC serta WWF.




0 Komentar :